Mobil Bergetar Saat Mesin Dihidupkan

156

Kalau mobil anda terasa lebih bergetar tidaki biasanya, Anda perlu waspada karena bisa saja komponen penting pada mobil anda  bermasalah.

Misalkan getaran pada mobil ketika jalan, bisa dikarenakan poros propeller yang bengkok. Tentu kondisi ini sangat berbahaya mengingat poros propeller itu berputar dengan RPM yang tidak rendah. Kalau bengkok apalagi sampai putus, bisa menyebabkan mobil terguling.

Namun gejala mobil bergetar tidak hanya terjadi karena faktor poros propeller,  masih banyak komponen lain yang berpotensi menyebabkan mobil bergetar.

  1. Engine mounting rusak

Engine mounting adalah komponen yang menyangga mesin agar dapat berdiri di frame kendaraan. Setidaknya ada tiga buah engine mounting pada mesin yang bertugas  menyangga mesin  agar  tidak bergetar-getar saat mesin dihidupkan.

Pada engine mounting, terdapat karet peredam ditengahnya. Fungsi karet peredam ini  untuk meredam getaran  mesin agar tidak sampai ke body mobil.

Namun, karena faktor usia dan panas mesin, karet penyanggai bisa sobek. Kalau demikian, getaran pada mesin bisa lebih besar dan bisa terasa hingga kedalam kabin.

  1. Kampas kopling sangat tipis

Untuk mobil dengan manual transmission, kopling menjadi komponen penting. Tapi komponen ini pula sering menunjukan masalah. Terjadi pada  kampas kopling yang sudah tipis.

Kampas kopling yang tipis, akan ada getaran saat pedal kopling diangkat. Mungkin ketika pedal kopling dilepas sepenuhnya getaran akan hilang tapi begitu anda menekan kembali peda kopling dan melepasnya, getaran akan muncul diawal anda melepas kopling.

  1. Permukaan kampas rem/piringan rem bergelombang

Sebenarnya masalah piringan rem yang tidak rata , juga akan terasa gejalanya ketika direm, yakni mobil akan bergetar dan bunyi. Kalau kondisinya sudah parah, tidak direm pun getaran bisa muncul.

Ini terjadi khususnya pada kampas rem aftersales (bukan ori) terkadang ada beberapa pemilik mobil yang mengganti kampas rem ori dengan merk aftersales dengan alasan lebih bagus atau lebih murah. Tapi tidak semua kampas rem sesuai dengan bahan yang digunakan pada piringan rem.

 

 

  1. Bearing roda aus

Bearing roda atau laher berfungsi sebagai bantalan poros roda yang berputar dengan knuckle yang statis. Bantalan roda ini menggunakan serangkaian bantalan jarum dengan bentuk tirus. Kalau semua bantalan didalam bearing roda baik, maka bearing roda bisa berfungsi dengan normal.

Tapi kalau salah satu bantalan jarum ini bermasalah (misal aus atau bengkok) maka kinerja bearing juga ikut bermasalah. Sehingga mobil akan bergetar dan bunyi saat jalan. Getaran dan bunyi ini  semakin terdengar kalau kecepatan mobil bertambah.

  1. Poros propeller bengkok

Poros propeller yang bengkok akan sangat bahaya resikonya. Tapi apakah poros berbahan besi ini bisa bengkok.Tentu bisa, apalagi kalau mobil sering membawa beban  berat. Kebengkokan poros propeller itu kasap mata artinya hanya bisa dilihat menggunakan alat ukur menggunakan satuan milimeter.

  1. Bearing poros propeller dan universal joint aus

Untuk mobil RWD menggunakan poros propeller untuk menyambungkan putaran output transmisi ke gardan. Tapi sumbu antara transmisi dengan gardan  selalu berubah-ubah karena transmisi ikut ke body dan gardan ikut ke roda (terubah-ubah oleh gerakan suspensi).

Sehingga diletakanlah dua buah universal joint. Meski sudah diberi universal joint, tetap saja getaran pada mobil RWD lebih terasa dibandingkan mobil FWD. apalagi kalau bearing pada universal joint bermasalah, getarannya akan semakin besar.

  1. Gardan bermasalah

Koneksi antara dua roda gigi pasti akan menimbulkan getaran dan bunyi. Sebab itu ada oli didalam roda gigi tersebut. Namun kalau kondisi roda gigi sudah sama-sama aus,  meski sudah diberi pelumas , tetap saja menimbulkan getaran.

  1. Ban bergelombang/tidak balance

Kondisi ban sangat berpengaruh terhadap handling dan performa mobil. Jangankan bergelombang, ban dengan spek yang kurang tepat saja bisa menimbulkan efek samping pada mobil. Apalagi pada ban yang bergelombang .

Selain ban yang bergelombang, velg yang kurang balance juga bisa menyebabkan mobil bergetar di RPM tertentu (biasanya di RPM tinggi).

 

  1. Salah satu busi mati

Busi sebagai pemantik pada mesin bensin,  umumnya terdapat empat buah busi kalau salah satu mesin mati maka mesin akan pincang. Kondisi mesin pincang ini akan menyebabkan getaran mesin lebih besar karena tidak seimbang.

Sehingga efek getaran akan sampai kedalam kabin. (E-002)***