Ditresnarkoba Polda Jabar Ungkap Peracik Tembakau Gorila

47

Tim ditresnarkoba polda jawa barat, bersama badan narkotika nasional berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika, jenis tembakau gorila, yang diracik sendiri di sebuah apartemen di kawasan Asia Afrika, Kota Bandung. Tersangka peracik yang masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan ini, mengaku bisa meracik tembakau gorila, karena belajar dari internet.

Direktorat narkoba polda jabar, berhasil meringkus seorang pelajar SMK Negeri di Bandung, yang nekat meracik dan menjual tembakau gorila golongan satu.

Pengungkapan, berawal dari hasil lidik petugas kepolisian, yang mencurigai media sosial milik tersangka. Setelah ditelusuri, ternyata tersangka berinisial M-R-F ini menjual barang haram tersebut, dengan memanfaatkan media sosial instagram. Tersangka, ditangkap di apartemennya, di kawasan Asia Afrika, jalan Karapitan Kota Bandung.

Tersangka,memperoleh pengetahuan cara meracik dari internet. Dari tangan tersangka M-R-F, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya enam bungkus besar tembakau siap racik, delapan paket tembakau berbagai rasa, sembilan paket tembakau gorila siap pakai, enam botol plastika warna putih berisi cairan alkohol, timbangan digital dan lain-lain.

Menurut keterangan polisi, tersangka memperoleh barang racikan dari negara cina. Tembakau gorila hasil racikannya, ia jual ke berbagai wilayah diantaranya jawa barat, jawa tengah, jawa timur, ambon, bali dan sulawesi. Uang hasil penjualan tersebut, bisa memenuhi kebutuhan hidup tersangka, bahkan sampai bisa menyewa apartemen kelas satu.

Tak hanya tersangka M-R-F, petugas dari BNN juga berhasil meringkus tiga tersangka pengedar ganja jaringan internasional. Mereka adalah M-Z-F,M-A-K, dan D-A-R. Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis tentang narkotika,dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal dua puluh tahun penjara.

Yuwana kurniawan, bandung tv.