Seni Reak, Kesenian Sarat Makna Dari Bandung Timur

48

Seni Reak Merupakan Kesenian Yang Tumbuh Dan Berkembang Di Kawasan Bandung Timur. Berbagai Literatur Mengatakan Kesenian Ini Telah Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu. Atraksi Reak Bisa Kita Saksikan Hingga Sekarang. Salah Satunya Dipentaskan Pada Hari Minggu Di Kawasan Ujung Berung, Bertepatan Dengan Milangkala Salah Satu Putra Pimpinan Seni Reak Cakrabuana Putra.Kesenian Reak Merupakan Sebuah Kesenian Dengan Perpaduan Antara Reog, Angklung, Kendang, Dan Topeng, Dalam Pergelarannya Instrumen Ditabuh Hingga Menciptakan Komposisi Irama Yang Ritmis Juga Mistis, Irama Mistis Yang Kemudian Membuat Para Penari Bertopeng, Kuda Lumping Hingga Babarongan Bergerak Tanpa Kehendak, Disebut Kesenian Reak Karena Saat Pertunjukan Reak Ini Berlangsung Akan Terdengar Suara Eak-Eakan, Dalam Bahasa Sunda, Dari Para Pemainnya.

Bertepatan Dengan Milangkala Salah Satu Putra Pimpinan Seni Reak Cakrabuana Putra, Minggu 31 Maret Digelar Atraksi Pertunjukan Seni Reak. Atraksi Reak Tersebut Disambut Sangat Antusias Oleh Segenap Masyarakat. Salah Satu Caleg Dari Pdip Bapak Djendri Djusman Berkenan Hadir Pada Pagelaran Tersebut. Kedatangannya Bahkan Disambut Dalam Sebuah Prosesi Penyambutan Beserta Keluarga Pimpinan Seni Reak Cakrabuana Putra. Selepas Prosesi Penyambutan Atraksi Reak Membius Semua Penonton Yang Memadati Kawasan Ujung Berung, Dilajutkan Dengan Atraksi Makan Kelapa. Kemudian Makan Sirih Hingga Liarnya Para Penari Bangbarongan Membuat Penonton Makin Riuh.

Reak Sering Ditampilkan Dalam Acara Helaran Dan Syukuran Seperti Khitanan, Panen Pertanian, Peringatan Akil Baligh, Ulang Tahun, Hingga Pernikahan. Kesenian Ini Sarat Dengan Makna, Salah Satunya Reak Merupakan Simbol Dari Pertarungan Antara Nilai Kebaikan Dan Keburukan. Hal Tersebut Memberi Pesan Bahwa Nilai Kebaikan Harus Selalu Dijaga Manusia Yang Disampaikan Melalui Ekspresi Budaya.

Tim Liputan, Bandung Tv.