Tumbuh di Ujungberung Seni Reak Sarat Makna Untuk Menjaga Kebaikan

70

Seni reak merupakan kesenian yang tumbuh dan berkembang di kawasan Bandung Timur. Berbagai literatur menyebutkan kesenian ini telah ada sejak ratusan tahun lalu.Atraksi Reak bisa kita saksikan hingga sekarang, salah satu atraksi seni Reak dipentaskan pada hari Minggu (31/3/19) di kawasan Ujung Berung, bertepatan dengan milangkala salah satu putra pimpinan seni Reak Cakrabuana Putra.

Kesenian Reak merupakan sebuah kesenian dengan perpaduan peralatan seni reog, angklung, kendang, dan topeng. Dalam pergelarannya Instrumen tersebut ditabuh , hingga menciptakan komposisi irama yang ritmis dan mistis. Irama mistis yang kemudian membuat para penari bertopeng, kuda lumping hingga babarongan bergerak tanpa dikendalikan. Disebut kesenian Reak karena saat pertunjukan reak ini berlangsung akan terdengar suara eak-eakan (susurakan – red bhs Sunda) dari para pemainnya.

Atraksi Reak  disambut  antusias masyarakat serta mampu membius  penonton yang memadati sebuah tempat . Tampilan atraksi, di antaranya  makan kelapa, makan sirih, hingga liarnya para penari Bangbarongan membuat penonton makin riuh . Proses kesurupan, mengupas kelapa dengan mulut dan memakan benda-benda tajam merupakan swalah satu adegan yang paling ditunggu penonton.Dahulu seni Reak mendatangkan “sesepuh” (karuhun) yang didatangkan dengan cara membaca ayat-ayat Al-Quran. Namun seiring perjalanan waktu seni Reak tak lagi menggunakan hal-hal gaib.

Masyarakat terlihat begitu gembira menyaksikan pertunjukan reak. Berbagai macam ekspresi terpancar dari mereka yang menikmati sajian tersebut , bahkan banyak yang ikut menari-nari sampai yang tidak sadarkan diri, ada pula yang berteriak-teriak hingga suaranya serak atau  ada  yang ingin menari namun sedikit malu-malu , mereka hanya menggerak-gerakan kepala dan ujung kakinya saja.”Bangbarongan menjadi ciri dari seni Reak yang memiliki banyak versi. Intinya wajah penari Reak maupun penari kuda lumping selalu berwarna merah yang merepresentasikan sebuah kekuatan. Kedua objek yang kemudian dapat ditaklukan dan dikendalikan oleh manusia melalui instrumen musik. Ini menunjukkan bahwa kekuatan dapat dijinakan melalui pendidikan, sehingga menghasilkan sebuah keindahan.

Reak sering ditampilkan dalam acara helaran dan syukuran, seperti khitanan, panen hasil pertanian, peringatan akil baligh, ulang tahun, hingga pernikahan.Kesenian ini sarat dengan makna,salah satunya ialah Reak merupakan simbol dari pertarungan antara nilai kebaikan dan keburukan. Memberi pesan bahwa nilai kebaikan harus selalu dijaga manusia  melalui ekspresi budaya. (E-001) ***