BAWASLU Masih Dalami Kasus Mantan Kapolsek Pasirwangi Garut

18

Badan Pengawas Pemilu, Bawaslu R-I, Hingga Kini Masih Mendalami Dugaan Tudingan Mantan Kapolsek Pasir Wangi,Garut,A-K-P Sulman Azis Yang Menyebut Adanya Arahan Dari Kapolres Garut, A-K-B-P Budi Satria Wiguna,Untuk Mendukung Salah Satu Capres Pada Pilpres 2019. Namun Bawaslu Berharap Pada Pemilu 2019 Ini, Polri Tetap Dapat Menjaga Netralitasnya Sebagai Abdi Negara.

Kasus Tudingan Dari Mantan Kapolsek Pasir Wangi,Garut,A-K-P Sulman Aziz,Terkait Dugaan Yang Menyebutkan Adanya Arahan Dari Kapolres Garut A-K-B-P Budi Satria Wiguna,Untuk Mendukung Salah Satu Pasangan Capres-Cawapres Hingga Kini Masih Dalam Tahap Pendalaman Badan Pengawas Pemilu, Bawaslu Republik Indonesia. Hal Tersebut Disampaikan Komisioner Bawaslu R-I,Fritz Edward Siregar,Usai Kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Pengawasan Pemilu Tahun 2019 Di Kota Bandung. Fritz Mengatakan Hingga Kini Bawaslu Masih Melakukan Pembahasan, Untuk Menentukan Pidana Yang Telah Dilanggar Dan Pelanggaran Netralitas Yang Dilanggar Dalam Kasus Tersebut. Namun Jika Terbukti Bersalah Ada Ketidaknetralan, Pihaknya Meminta Ada Tindakan Tegas Dari Polri. Bawaslu Pun Meminta Agar Kapolri Serta Jajaran Kepolisian, Untuk Dapat Bertindak Netral Dalam Kasus Tersebut.

Sementara Itu Ketua Bawaslu Jabar—Abdullah Mengatakan, Pihaknya Telah Melakukan Koordinasi Terkait Informasi Tersebut, Dan Mulai Diusulkan Penelusuran. Bawaslu Jabar Membutuhkan Waktu Satu Minggu Untuk Melakukan Pendalaman.

Kasus Tersebut Viral, Setelah Adanya Pengakuan Dari Mantan Kapolsek Pasir Wangi,A-K-P Sulam Aziz Yang Menuding Adanya Arahan Dari Kapolres Garut A-K-B-P Budi Satria Wiguna,Untuk Mendukung Salah Satu Pasangan Capres-Cawapres Pada Pilpres 2019,Yang Berujung Dirinya Dimutasikan.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.