Petani Resah, Harga Gabah Kering Menurun Tajam Hingga 25 Persen

44

Petani Padi Di Wilayah Kabupaten Cianjur,Dilanda Keresahan,Pasalnya, Harga Jual Gabah Kering Giling Turun Hingga 25 Persen.Akibatnya Anjloknya Harga Gabah,Petani Gabah Di Kecamatan Cidaun Dipastikan Bakal Merugi,Karena Tidak Biaya Produksi Tidak Sebanding Dengan Harga Jual.

Petani Di Wilayah Kecamatan Cidaun ,Kabupaten Cianjur Dilanda Kegilasahan,Pasalnya Harga Jual Gabah Kering Giling Dari Petani Menurun Tajam . Saat Ini Harga Jual Gabah Kering Giling 4300 Perkilogramnya,Sebelumnya 5600 Perkilogramnya .Akibat Anjloknya Harga Gabah, Petani Di Kampung Ciujung,Desa Sukapura,Kecamatan Cidaun,Kabupaten Cianjur Terancam Merugi.Pasalnya Biaya Produksi Cukup Mahal,Sedangkan Harga Jual Anjlok.

Menurut Pengakuan Para Petani,Anjloknya Harga Gabah Telah Terjadi Sejak Awal Bulan Maret Lalu Dan Hingga Saat Ini Harga Gabah Terus Menurun .Sebelumnya Harga Gabah Di Tahun 2018 Mencapai 620 Ribu Perkwintalnya,Pada Musim Panen Pada Bulan Pebruari 2019 Lalu Harga Gabah Mulai Turun Menjadi 560 Ribu Perkwintalnya, Dan Saat Ini Harga Gabah Kering Giling Terus Menurun Tajam,Mencapai 430 Ribu Perkwintalnya.

Penurunan Harga Gabah Disnyalir Akibat Musim Panen Raya Di Berbagai Wilayah,Sehingga Ketersedian Stok Gabah Melimpah. Para Petani Berharap, Pemerintah Untuk Segera Mencari Solusi Terkait Anjloknya Harga Gabah.

Heri Setiawan , Bandung Tv .,