Ketika Film Nasional Mulai Berjaya di Negeri Sendiri

39

PERKEMBANGAN film nasional semakin memuaskan. Ini dilihat dari banyaknya film Indonesia yang dimainkan dan bertahan lama di layar bioskop.Secara langsung hal ini tentunya mendorong laju pertumbuhan penonton film lokal dibandingkan film impor dari luar. Sigit Prabowo selaku Pengamat Industri Sinema dari Bicara Box Office mengatakan untuk proporsi seimbang 50:50 tapi hal ini bisa berubah bila ada film unggulan masuk.

“Untuk proporsinya hampir seimbang kadang 50:50 untuk peminatnya. Kadang-kadang 60:40 kadang kondisi tertentu kalau ada film unggulan,” kata Sigit Prabowo.

Dia menuturkan ini juga bisa bergeser karena output film luar khususnya Hollywood masih lebih banyak. Sehingga peminatnya juga masih mendominasi.

Kendati demikian pangsa pasar peminat film lokal tahun ini mencapai 15 juta penonton terhitung hingga Maret. Ini akan terus bertambah dan menunjukkan kemajuan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 37 ribu penonton.

Menurutnya film nasional mulai disukai sejak 3 tahun terakhir. Hal ini disebabkan karena infrastruktur layar yang terus bertambah, materi film yang semakin menarik dan variatif genre.

“Ya jadi ini yang menyebabkan peminat film nasional kita meningkat sejak 3 tahun terakhir. Cukup membanggakan di mana awalnya kita kehilangan trust karena film horor berbau seks dulu disukai sekarang genre nya lebih variatif dan infrastruktur layar semakin bertambah,” ucap dia. (C-003/prm)***